7 Fakta Menarik Mengenai Umroh

Satu ibadah yang dapat kamu laksanakan dengan waktu yang relatif lama dan harus berangkat ke negeri jauh adalah umroh. Amalan sunnah yang kali ini sudah bejibun benar yang melakukannya, dimulai dari warga biasa, pegawai pemerintahan, sampai pebisnis.

Ibadah umroh mewajibkan kita melaksanakan runtutan peribadatan di tempat suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram. Ibadah ini bisa dibilang mendekati dengan ibadah haji, dimulai dari tawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i dari Shofa ke Marwah, menggunakan ihram, dan runtutan ibadah lainnya.

Dengan urutan ibadah yang serupa, umroh juga sering disebut sebagai haji kecil. Ada juga yang menganggap persiapan menjelang ibadah haji. Kalau haji kan waktu tunggu lama tuh, nah, kalau kamu melaksanakan ibadah umroh, nggak perlu menunggu lama agar mampu berangkat menuju Mekkah.

Dari runtutan ibadah umroh, ada beberapa fakta yang perlu kita tahu lho. Yuk kita lihat bersama beberapasebagian fakta itu.

1. Thawaf

Thawaf adalah satu dari urutan pada ibadah umroh. Fakta dari rangkaian ini, ternyata thawaf sudah dilaksanakan dari zaman nabi-nabi sebelum Nabi Ibrahim. Aktivitas thawaf seperti malaikat-malaikat yang berputar mengelilingi Ka’bah nurani di surga. Thawaf juga dimaknai untuk simbol penyelarasan dengan gerak alami, seperti halnya bumi dan seisinya yang bergerak berkeliling pada orbitnya.

2. Sa’i

Jika thawaf ada sejak masa sebelum Nabi Ibrahim, runtutan umroh berikut ini dilakukan buat mengingat istri Nabi Ibrahim, Hajar. Sa’i merupakan runtutan ibadah berupa berlari-lari kecil antara bukit Shafa ke Marwah.

Sa’i untuk mengingat usaha Hajar saat mencarikan air untuk Ismail yang lagi kehausan. Arti dari urutan ini adalah sesungguhnya Allah menakar tiap usaha yang dilakukan manusia biarpun kita menganggapnya gagal saat mengerjakannya. Buah yang dikasih oleh Allah bisa hadir dari arah manapun, nggak terduga datangnya. Karena, tidak ada kerja keras yang percuma di hadapan Allah.

3. Ukuran Masjidil Haram

Masjidil Haram adalah tempat yang dipakai dalam ibadah umroh, ukurannya sekarang adalah tiga ratus enam puluh lima ribu meter persegi. Pada tahun 2020, ukuran masjid ini kira-kira jadi 597250 meter persegi.

Kalau kita pergi ke Masjidil Haram pada selain musim haji, area ini bisa diisi kira-kira 900 ribu orang. Tapi, saat musim haji, Masjidil Haram dapat diisi 2 juta jamaah. Bahkan, sekarang, kemampuan menampung masjid ini sedang dinaikkan untuk bisa menampung sampai empat juta orang.

4. Air Zamzam

Salah satu hal yang bisa dengan gampang kita temukan ketika umrah ialah air zamzam. Air tersebut dapat dibilang air yang ajaib, karena, air zamzam yang diberikan tatkala ibadah haji sampai jutaan liter. Dan yang menakjubkan, air zamzam ini telah ada sejak zaman Nabi Ibrahim. Bahkan, sampai saat ini, air zamzam dijadikan sumber air pokok di Kota Mekah, serta sumur zamzam nggak pernah kering sama sekali.

5. Ka’bah

Ketika berkunjung di Masjidil Haram dan masuk menjuju ke dalam, kamu akan dapat melihat sebuah bangungan kubus besar, Ka’bah namanya. Ka’bah didirikan awalnya oleh Nabi Adam. Tetapi, Lalu, Nabi Ibrahim menemukan kembali bangunan ini atas kuasa Allah, dan membangunnya lagi dengan Nabi Ismail.

Saat ini, Ka’bah terbuat dari marmer dan granit, pintunya berwarna emas dan memang dibuat dari emas asli dengan berat 280 kilogram. Kain penghalang Ka’bah memilikinama kiswah, terbuat menggunakan sutera paling yang kaligrafinya disulam menggunakan benang emas dan perak dengan berat 150 kg.

6. Umroh Bisa Menghilangkan Kemiskinan

Saat orang memiliki niat melaksanakan umroh, tentu niatnya bukan untuk jadi kaya raya, melainkan Allah yang akan membuat kamu jadi kaya. Ibadah umroh yang mabrur dan makbul, insyaaAllah akan diterima oleh Allah. Bahkan, dapat jadi segala pengeluaran yang digunakan akan diganti oleh Allah berkali-kali lipat.

�Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.� (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

7. Menghapuskan Dosa di Antara Dua Umrah

Kalau kita melakukan umrah pada satu kesempatan, dan di waktu berikutnya akan mengerjakan lagi, maka antara 2 umroh itu kejelekan kita akan dihilangkan. Seperti dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda, �Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.� (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

Demikian, sebagian fakta tentang ibadah umroh yang mungkin akan membuat hati kamu untuk melakukannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *